Translate

Senin, 19 Agustus 2013

7 Tanda Rambut Rusak Akibat Pemakaian Bahan Kimia


7 Tanda Rambut Rusak Akibat Pemakaian Bahan Kimia

Pengeritingan, pewarnaan serta perawatan seperti creambath dan hair spa dapat menjadikan rambut Anda tampak indah.  Pengeritingan, pewarnaan serta perawatan seperti creambath dan hair spa dapat menjadikan rambut Anda tampak indah. Namun semua itu juga memiliki dampak buruk akibat kandungan kimia yang digunakan dalam proses pengerjaan. Paparan bahan kimia terus-menerus bisa membuat rambut menjadi rusak. Seperti apa tanda rambut rusak akibat pemakaian bahan kimia?

1. Kusam
Rambut yang rusak biasanya tidak lagi memiliki sinar dan kilauan seperti dalam iklan shampo. Mungkin Anda bisa mengakalinya dengan silikon spray atau membalurkan kondisioner selama 30 menit. Namun hasilnya hanya bersifat sementara. Rambut pun akan kembali menjadi kusam setelah beberapa saat.

2. Tekstur kasar
Untuk menguji apakah rambut Anda rusak atau tidak, cobalah memegang ujung rambut di posisi atas kepala. Kemudian, gerakkan jari Anda dari ujung rambut mengarah ke akar. Apakah terasa lembut atau kasar dan rapuh? Jika tekstur terasa kasar dan rapuh, maka rambut Anda termasuk dalam kategori rambut rusak dan sulit menyerap kelembapan dengan baik.

3. Susah diatur
Jika sebelumnya Anda dengan mudah menata rambut tanpa membutuhkan waktu lama, namun kini hal itu tidak terjadi lagi. Bisa jadi mahkota Anda mengalami kerusakan. Rambut yang rusak biasanya sulit diatur akibat kondisinya yang kering. Oleh karena itu, bagi pemilik rambut rusak tidak disarankan untuk memotong pendek rambut karena akan semakin sulit ditata.

4. Kusut
Rambut yang sehat cenderung kenyal dan lembap, sehingga tidak sulit ketika disisir setelah keramas. Berbeda dengan rambut yang rusak. Rambut-rambut tersebut akan mengumpul, terikat dan sukar ketika disisir, bahkan dengan bantuan kondisioner sekalipun. Jika hal ini sering terjadi, itu berarti mahkota Anda dalam kondisi rusak.

5. Ujung bercabang
Untuk memeriksa apakah Anda memiliki masalah ini, ambil beberapa helai rambut lalu genggam secara bersamaan. Jika Anda bisa melihat ujung rambut yang berubah warna menjadi lebih terang dan bercabang dua, maka rambut Anda termasuk rambut yang rusak. Ujung rambut bercabang biasanya disebabkan oleh kondisi rambut yang kering dan kasar. Tidak ada cara untuk mengobati ujung rambut bercabang kecuali dengan memotongnya. Setelah lakukan trim, Anda bisa mulai merawatnya untuk menghindari hal yang sama terjadi lagi.

6. Mudah rontok
Jika Anda melihat rambut rontok di sisir lebih banyak dari biasa, bisa jadi mahkota Anda sedang mengalami kerusakan. Rambut yang rusak memiliki kondisi rapuh dan mudah sekali rontok. Rambut rontok 100 helai adalah hal yang wajar, namun jika sudah lebih dari itu. Anda perlu melakukan perawatan intensif.

7. Warna rambut pudar atau menyerap terlalu banyak
Rambut yang rusak memiliki pori-pori lebih banyak dari rambut sehat. Hal itu tentu memberikan masalah ketika Anda sedang melakukan pewarnaan. Cairan yang terlalu banyak menyerap membuat cat tampak lebih gelap dari warna yang diinginkan. Selain itu, pewarnaan pada rambut rusak lebih mudah pudar ketika Anda melakukan pencucian.


Nah, jadi, jangan sering sering m;enggunakan bahan kimia pada rambut lagi ya friends..
Semoga info tadi membantu......  :)

Rabu, 14 Agustus 2013

Resiko Menahan Kencing...

                                        Tiga Resiko dan Bahaya Menahan Kencing

Keinginan untuk Kencing bisa muncul kapan saja. Pada pertemuan penting, di tempat-tempat tertentu yang tak memungkinkan untuk ke kamar mandi.
Dan karena alasan tersebut anda harus menahan kencing sampai menemukan toilet atau waktu yang memungkinkan. Perlu anda ketahui, bahwa Bahaya Menahan Kencing bisa sangat fatal dan tentu akan sangat merugikan kesehatan anda. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca 3akibat yang ditimbulkan apabila anda sering menahan Kencing, yang diantaranya adalah.

1. Penyumbatan Ureter Ginjal
Penyumbatan ini terjadi karena urin yang berisi limbah tubuh tidak segera dikeluarkan. Hal ini bisa digambarkan seperti, sebuah saluran air yang tidak rutin dibersihkan, maka kotoran secara lama kelamaan akan membuat saluran tersebut tersumbat.
Kotoran yang menumpuk, juga akan menimbulkan pembusukan dan infeksi disaluran Ginjal.

2. Infeksi Ginjal
Apabila anda menahan Kencing selama berjam-jam, tentu jumlah kuman akan sangat banyak. Sehingga sangat memungkinkan apabila kuman naik ke arah ginjal. Hal ini memang tidak biasa, namun sangat mungkin terjadi, sehingga apabilaanda menahan Kencing terlalu lama, akan terjadi infeksi pada ginjal. Dan tentu, hal tersebut akansangat berbahaya bagi tubuh.

3. Terjadi Infeksi Kandung Kemih
Bahaya Menahan Kencing juga sangat memungkinkan merusak saluran kemih. Air kencing di dalam tubuh yang banyak mengandung kuman, maka juga akan mempengaruhi Saluran kandung kemih.
Semakin bayak Air Kencing yang ditahan dalam Kandung kemih, maka semakin banyak pula kuman yang ditahan dalam Kandung Kemih.

Meskipun ada beberapa Tips untuk menahan Kencing, namun tentu hal tersebut tidak boleh sering anda lakukan. Karena, selain menyebabkan batu ginjal juga menyebabkan berbagai infeksi di saluran kencing.

Dengan menahan Kencing, juga akan mengurangi percaya diri dan kemampuan berfikir anda.
Kesimpulan:
*.Cairan air seni, merupakan cairan yang mengandung limbah tubuh dan harus segera dibuang,
*.Menahan kencing, menyebabkan batu ginjal dan infeksi lain di berbagai saluran air kencing pada tubuh,
*.Banyaknya kuman yang berada di air kencing bisa menimbulkan berbagai infeksi dan merusak kesehatan tubuh.


Semoga bermanfaat......
            

                                                                                                         Sumber : Fakta unik